PeNgaLaMaN SeWakTu LiVe In ☼
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}
PeNgaLaMan SewakTu Live In ☼
Hai teman-teman saya akan menceritakan tentang pengalaman live in saya waktu saya duduk di bangku kelas 1 SMA. Tujuan live in kami ke sendangsono di sana sudah termasuk daerah yogyakarta, karena ini pertama kalinya kami pergi ke sana jadi seluruh siswa sangat senang……
Sebelum pergi kami sempat melakukan berbagai briefing supaya dalam perjalanan sampai ke tempat tujuan kami bisa mengikuti dengan baik dan lancar. Walaupun sedikit tidak sabar menunggu teman-teman yang belum sampai ke sekolah, tapi kami masih sempat bernyayi dan berbincang-bincang dengan teman sehingga mengusir rasa suntuk.
Akhirnya setelah jam 5 kami sangat senang karena bus sudah menepi di sekolah, tanda kami semua akan berangkat. Tidak bisa di bayangkan berapa banyak tas yang di bawa, sampai bus menampung penuh smua tas.
Di perjalanan kami sempat bernyanyi karena masi semangat, tetapi begitu sampai di tol suara mulai habis karena bernyanyi terus menerus.
Kurang lebih sekitar 12 jam perjalanan kami sampai di tempat tujuan dengan selamat, sebelum itu kami sempat berhenti di beberapa SPBU dan rumah makan untuk mengisi tenaga dan istirahat. Saat malam tiba banyak orang yang sudah tidur dan banyak juga yang iseng mulai membangunkan orang termasuk saya, hehehehe.
Kelompok kami sempat kena marah oleh guru pembimbing karena saat malam tiba kami masih ribut. Akhirnya kami sampai di daerah sendangsono kami sempa berhenti di depan gereja untuk beristirahat, walaupun lelah karena bergadang tetapi begitu menghirup udara pegunungan kami malah semakin tersadar.
Setelah beristirahat kami segera di jemput oleh mobil untuk di antarkan ke rumah penduduk atau rumah induk semang.
Saya bersama dengan Noven, Rendy tinggal di rumah bapak Harjanto, walaupun sederhana begitu masuk kami merasa bapak harjanto sangat baik karena langsung di suguhi segelas teh, badan pun semakin terasa segar.
Di rumah bapak harjanto kami sering membantu bapak menjaga warung, dan belajar banyak dari cara memanen singkong, tetapi ada lagi pengalaman yang menyenangkan dari bapak harjanto. 1 hari sebelum pulang kami di ajari cara untuk memanen pohon coklat/cocoa, walaupun takut tetapi semua terasa gampang.
Hari terahkir kami disana banyak anak” yang tidak ingin pulang dari daerah sana, karena sudah merasa nyaman. Walaupun sedikit menderita tetapi kami mendapat pengalaman segudang.
Setelah sampai ke jakarta kami semua pun tertidur pulas dan kelelahan walaupun masi ada yang bergadang. Haha senangnya mendapat pengalaman baru… †
September 15, 2008